Pelestarian Lingkungan, Tebar Sembako, Wakaf Al-Qur’an dan Buka Bersama di SMAN 16 Garut
Bulan Romadhon adalah bulan yang penuh berkah, Bulan yang Alloh janjikan dengan berkali lipat pahala dari berbagai amalan yang kita kerjakan. Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa bulan Rojab diibaratkan seperti bulan menanam, bulan Sya”ban adalah bulan menyiran dan Romadhon adalah bulan memanen pahala. Karena begitu besarnya pahala yang dijanjikan di bulan Romadhon, maka kita perlu memaksimalkan ibadah di bulan ini apalagi di sepuluh hari terakhir.
SMAN 16 Garut, sebagai salah satu lembaga pendidikan di kabupaten Garut, memanfaatkan Bulan Ramadhan ini dengan kegiatan pelestarian lingkungan dan berbagai aksi sosial. Melalui kegiatan Pesantren Ekologi para siswa diajak untuk melestarikan lingkungan dengan menanam berbagai jenis pohon sebagai tema 3 dari kegiatan Pesantren Ekologi. Jenis pohon tersebut diantaranya, jeruk, naga, durian dan lain. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana sekolah yang rindang, hijau dan berbunga.

Proses penanaman pohon
Dengan penanaman pohon ini, para siswa menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab dengan kebersihan lingkungan belajarnya
Dwi Arif Sebagai Ketua II OSIS menyatakan bahwa penanaman pohon di lingkungan sekolah dapat memberikan dampak yang sangat baik. “Dengan menanam pohon, kita sebagai siswa jadi lebih peduli terhadap lingkungan dan belajar menjaga alam sejak dini.Lingkungan sekolah juga menjadi lebih hijau, sejuk, dan nyaman untuk belajar. Kegiatan ini mengajarkan kita bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam dan merawat pohon. Harapan saya semoga pohon-pohon yang ditanam bisa terus tumbuh dengan baik dan membuat sekolah kita menjadi terlihat lebih hijau dan menjadi tempat belajarr yang lebih asri”.
Adapun kegiatan aksi sosial yang dilaksanakan berupa tebar sembako sebagai bagian dari kegiatan Rantang Kanyaah dan wakaf Al-Qur’an yang dilaksanakan di RW 01 sekitar SMAN 16 Garut Jalan Raya Cidatar N0 810 A Cisurupan Garut. Kegiatan tebar sembako ini, merupakan hasil kesepakatan seluruh siswa untuk berbagai rezeki kepada sesama yang dikoordinir oleh pengurus MPK-OSIS dan IRMA di bawah bimbingan Pembina OSIS, Isoh Solihah, S.Pd. M.Pd. Para siswa secara sukarela berbagi rizkinya dengan mengumpulkan berbagai jenis sembako diantaranya, beras, minyak, gula, mie instan dan lain-lain yang akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.


Kegiatan Tebar Sembako wujud dari Program Rantang Kanyaah
Alhamdulillah aksi sosial tebar sembako ini dapat dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Maret 2026 dengan membagikan 143 paket sembako. Aksi sosial ini bersamaan dengan kegiatan penyaluran wakaf Al-Qur’an ke dua masjis yaitu masjil Al-Ikhlas dan masjid Asysyafiiyyah.
Elis Nurhayati, S.Pd. M.Pd sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan menyampaikan pendapatnya bahwa kegiatan pembagian sembako, wakaf Al-Qur’an, serta buka bersama yang melibatkan guru dan panitia OSIS-MPK Serta IRMA. memiliki nilai yang sangat positif. Tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter bagi peserta didik. “Saya optimis, melalui kegiatan tersebut akan memberikan nilai yang sangat berharga dalam kehidupan sehari hari. Diantaranya nilai kepedulian sosial, Melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat yang menumbuhkan nilai spiritual dan religius. Melalui program wakaf Al-Qur’an serta kebersamaan dalam suasana Ramadhan”.


Penyaluran wakaf Al-Qur’an
“Selain itu akan menumbuhkan nilai kepemimpinan dan tanggung jawab, karena siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK serta IRMA, dapat belajar mengelola kegiatan sosial secara langsung. Begitu pun nilai kebersamaan dan kekeluargaan, melalui kegiatan buka bersama antara guru dengan guru, siswa dengan siswa yang dapat mempererat hubungan emosional di lingkungan sekolah.
Tak Ketinggalan salah seorang siswa kelas XI-H mengapresiasi kegiatan ini dengan sangat positif. “Menurut sudut pandang saya sebagai siswa, kegiatan wakaf Al-Qur’an dan Rantang Kanyaah ini sangat bagus dan bermanfaat.Dari kegiatan ini kita bisa belajar untuk lebih peduli dan berbagi dengan orang lain, terutama kepada anak yatim, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan.Rasanya senang bisa ikut berkontribusi walaupun mungkin tidak besar, tapi setidaknya bisa membantu dan membuat mereka merasa diperhatikan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga membuat kita sebagai siswa jadi lebih sadar pentingnya rasa empati, kebersamaan, dan berbagi rezeki dengan sesama. Terakhir dari saya semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan kedepannya karena dampaknya sangat positif bagi masyarakat dan juga bagi kami sebagai siswa di SMAN 16 Garut”
Kegiatan diakhiri dengan buka bersama antara guru dan siswa yang diawali dengan pembacaan doa dipimpin oleh Bapak Mardi Sumardi. S.Pdi. Melalui kegiatan buka bersama, Para guru dan siswa saling berbagi takjil sehingga tercipta kebersaman dan shilaturahmi yang lebih erat.


Buka bersama
Melalui kegiatan Pesantren Ekologi Ramadhan ini, SMAN 16 Garut berharap terwujudnya siswa yang beriman dan bertakwa kepada Alloh SWT, peduli terhadap kebersihan lingkungan serta meningkatnya rasa empati dan sosial terhadap sesama sehingga terjalin rasa persaudaraan yang erat sesama siswa.
Demikian moment kegiatan penting di Bulan Ramadhan 1447 H. Atas nama Panitia Pesantren Ekologi dan Pengurus OSIS-MPK serta IRMA SMAN 16 Garut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Sekolah, dewan guru serta seluruh siswa yang kami banggakan atas dukungan dan partispasinya sehingga kegiatan Aksi Sosial dan Wakaf Al-Qur’an ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga menjadi amalan shoolihan yang diterima di sisiNya.
Akhir kata kami ucapkan Takobbalaalloohu minna waminkum Shiyaamanaa washiyaamakun. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Cisurupan 27 Romadhon 1447 H
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pelestarian Lingkungan, Tebar Sembako, Wakaf Al-Qur’an dan Buka Bersama di SMAN 16 Garut
Bulan Romadhon adalah bulan yang penuh berkah, Bulan yang Alloh janjikan dengan berkali lipat pahala dari berbagai amalan yang kita kerjakan. Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa bulan
Pelestarian Lingkungan, Tebar Sembako, Wakaf Al-Qur’an dan Buka Bersama di SMAN 16 Garut
Bulan Romadhon adalah bulan yang penuh berkah, Bulan yang Alloh janjikan dengan berkali lipat pahala dari berbagai amalan yang kita kerjakan. Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa bulan
GAPURA PANCAWALUYA YANG DIDASARI KEIMANAN
Oleh Elis Nurhayati S.Pd. M.Pd Jawa Barat adalah salahsatu provinsi yang sedang konsen dalam mewujudkan Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya di satuan pendidikan. Hal ini dilatarbe
Kuramasan dan Doa Bersama Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H dan PSAJ Kelas XII di SMAN 16 Garut
Oleh Isoh Solihah, M.Pd Tak Terasa satu tahun sudah berlalu, begitu betahnya kita menikmati hidup di dunia ini. Tinggal menghitung hari, Bulan Ramadhan penuh berkah kan hadir di sini.
Talkshow dan Showcase, Diseminasi Pembelajaran Mendalam di SMAN 16 Garut
SMAN 16 merupakan salah satu sekolah penggerak di kabupaten Garut yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah sebagai sarana pendidikan untuk mencetak genera
Mengubah Fokus Pembelajaran: Dari Mengejar Target ke Menikmati Proses (Refleksi Pendekatan Baru untuk Guru yang Ingin Mengajar dengan Hati)
Oleh Elis Nurhayati, S.Pd. M.Pd Guru Biologi SMAN 16 Garut Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan Indonesia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dari kurikulum sebelumn
Mengubah Fokus Pembelajaran: Dari Mengejar Target ke Menikmati Proses (Refleksi Pendekatan Baru untuk Guru yang Ingin Mengajar dengan Hati)
Oleh Elis Nurhayati, s.Pd. M.Pd Guru Biologi SMAN 16 Garut Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan Indonesia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dari kurikulum sebelumn
Mengubah Fokus Pembelajaran: Dari Mengejar Target ke Menikmati Proses (Refleksi Pendekatan Baru untuk Guru yang Ingin Mengajar dengan Hati)
Oleh Elis Nurhayati, s.Pd. M.Pd Guru SMAN 16 Garut Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan Indonesia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dari kurikulum sebelumnya hingg
BELAJAR MENGENAL DIRI LEWAT BIOLOGI ” DARI ORGAN KE KESADARAN DIRI”
Oleh Elis Nurhayati S.Pd. M.Pd Saat ini, untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam belajar memang tidak mudah. Hadirnya guru di kelas, belum bisa menjamin secara utuh hadirnya siswa, unt
BELAJAR MENGENAL DIRI LEWAT BIOLOGI ” DARI ORGAN KE KESADARAN DIRI”
Oleh Elis Nurhayati S.Pd. M.Pd Saat ini, untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam belajar memang tidak mudah. Hadirnya guru di kelas, belum bisa menjamin secara utuh hadirnya siswa, unt