• SMAN 16 GARUT
  • Terbentuknya Pelajar yang Berkarakter, Berinovasi & Berani Unggul (BERKIBAR)

Program Duta Literasi Kameumeut, Lomba Menulis CHPB 16 Garut Sesi Pertama dengan Tema Bebas

Oleh  Fanisa Erliani

Editor Isoh Solihah, M.Pd

Program Literasi merupakan salah satu program yang terus digalakan oleh Perpustakaan SMAN 16 Garut. Melalui program ini diharapkan para siswa dapat meningkatkan motivasi dan minat membacanya. Salah satu program yang telah dilaksanakan melalui pengurus Perpustakaan di  SMAN 16 Garut adalah pemilihan Duta Literasi tahun 2022.

Duta Literasi SMAN 16 Garut ini adalah  siswa-siswi yang terpilih dari hasil seleksi yang bertujuan untuk mengembangkan hal-hal yang berkaitan dengan literasi. Selanjutnya para Duta Literasi akan selalu berusaha untuk mengembangkan program literasi di sekolah yaitu menumbuhkembangkan minat baca dan tulis para siswa.

Pada tahun 2022 ada 12 orang siswa yang terpilih menjadi Duta Literasi. Sebagian dari mereka adalah siswa kelas XII sehingga pada tahun 2023 Duta Literasi ini tersisa  enam orang dikarenakan yang  enam orangnya lagi  telah   lulus dari sekolah ini. Dari keenam Duta Literasi tersebut dibagi lagi menjadi beberapa kategori Duta. Kategori Duta tersebut diantaranya Duta Literasi Kameumeut, Duta Literasi Calakan, Duta Literasi Motekar, dan Duta Literasi Budaya.

Masing-masing Duta Literasi memiliki program kerja saat menjabat menjadi Duta Literasi di SMAN 16 Garut. Salah satu Duta Literasi Kameumeut  yaitu Fanisa Erliani, siswa  kelas XII MIPA 1. Beliau  mulai  menjalankan salah satu program intinya yaitu dengan mengadakan lomba menulis Cerita Harian Pendek dan  sekaligus menjabat sebagai ketua pelaksananya. Lomba Menulis Cerita Harian Pendek ini dilaksanakan secara online yaitu peserta  mengirimkan naskan cerpennya melalui IG Perpustakaan. Lomba menulis cerita harian pendek ini disebut juga sebagai lomba CHPB. Lomba ini dimulai dari tanggal 10-15 September 2023. Lomba menulis CHPB bertema bebas sehingga para peserta diberikan kesempatan dan kebebasan untuk menulis atau berkarya sesuai potensi dan kreativitas yang mereka miliki masing-masing. Namun perlu diketahui bahwa sebuah karya sastra yang berkualitas harus mengikuti tiga kriteria diantaranya mengandung etika (kesopanan dalam bahasa), estetika (keindahan), dan didaktika ( pendidikan atau nilai-nilai). Lomba menulis CHPB ini merupakan lomba sesi pertama. Rencana selanjutnya akan diadakan lomba menulis CHPB sesi kedua dengan tema besar yang akan ditentukan.

Adapun tujuan dari lomba menulis CHPB ini diantaranya:

  1. Memfasilitasi siswa-siswi yang memiliki kemampuan menulis berjenis fiksi.
  2. Mengubah image siswa-siswi bahwa sebenarnya menulis itu bisa menjadi sebuah kesenangan.
  3. Memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk berkarya atau berekspresi yang dituangkan dalam bentuk tulisan.
  4. Memfasilitasi siswa-siswi yang ingin menuangkan atau mengulur resah yang menggema di kepalanya dalam bentuk tulisan.

Selanjutnya untuk aspek penilaian meliputi:

  1. Keserasian judul dengan isi cerita
  2. Kelogisan alur cerita
  3. Kelengkapan unsur instirnsik dalam cerita
  4. Pengembangan konflik cerita
  5. Nilai estetika, etika dan didaktika

Pada lomba menulis CHPB sesi pertama terdapat 28 siswa yang mendaftar lomba dan terpilih enam pemenang dari seluruh peserta yang terdaftar. Keenam pemenang lomba menulis CHPB sesi 1 adalah sebagai berikut:

  1. Juara 1 diraih oleh Saudara Saepul Zamil siswa kelas XII MIPA 3 dengan Judul CHPB  “Aku Hanya Sayang Padamu”
  2. Juara 2 diraih oleh Saudari Nova Novianti siswa kelas X Merdeka J dengan  Judul CHPB  “Kusebut Dia Pahlawanku”
  3. Juara 3 diraih oleh Saudari Kaila Dewantari siswa kelas  X Merdeka D dengan  Judul CHPB  “The sunset it's beautiful”
  4. Juara Harapan 1 diraih oleh Saudari Silva Tazqiah Putri Kirani siswa kelas  X Merdeka I dengan Judul CHPB “Narasi Perihal Aku, kamu dan Bandung”
  5. Juara Harapan 2 diraih oleh Saudari Mira Melinda Maharani siswa kelas  X Merdeka I dengan Judul CHPB “Bintang Dikara Sinar Dunia”
  6. Juara Harapan 3 diraih oleh Kakak Kamila siswa  XII IPS 4 dengan  Judul CHPB “Harapan”

Dari keenam  pemenang di atas pada artikel ini penulis akan menunjukkan salah satu karya CHPB yang menjadi juara 1 di lomba menulis CHPB sesi pertama yaitu cerpen karya Saudara M. Saepul Zamil kelas XII MIPA 3 dengan judul “Aku Sayang Padamu”

Juara 1

                                    Juara 2

                                    Juara 3

 Aku Hanya Sayang Padamu

Sebenarnya setiap hari aku selalu pergi kuliah bersama ibuku. Memang sih ini aneh cuman aku juga tak tega untuk meninggalkannya di rumah sendirian lagi pula beliau sedang mengidap penyakit jantung dan stroke saat ini. Aku sangat senang  bisa bersama ibu kemanapun aku pergi.

Banyak sih teman-temanku yang mengejek aku,seperti:"Kamu kenapa bawa ibumu ke kampus,dasar monyet gulantung!".Awalnya sih aku merasa aneh kenapa temanku ini mengejekku dengan panggilan monyet gulantung.Tapi,hari demi hari aku mulai sadar apa maksud dari ejekan tersebut.Mereka mengejekku seperti itu mungkin menurut pandangan mereka aku itu mirip seperti monyet yang kebiasaannya menggantung di dahan pohon dan tidak bisa lepas dari kebiasaan tersebut.

Aku  malah tersenyum atas ejekan tersebut memang benar juga sih. Karena kebiasaanku yang selalu pergi ke kampus bersama ibuku, aku jadi tidak bisa meninggalkan kebiasaanku ini.Tapi,ya sudah lah,anggap saja itu sebagai senda gurau.Yang penting ibuku yang tidak kena ejekannya itu. Aku sangat bersyukur karena pertolongan Allah SWT. ibuku,sekarang  ini sudah agak baikan.

Hari ini sekitar pukul 11:00,aku beres belajar dan ingin mengajak ibuku untuk jajan bersama di kantin yang kata teman-temanku makanan-makanan disana itu enak-enak sekali. Awalnya aku tidak berani untuk pergi kesana,ya mungkin karena kebutuhan ekonomi aku dan ibuku  yang tanggung.Lagi pula ,setiap selesai aku belajar di kampus,aku hanya kerja sebagai tukang angkat besi di pabrik.Gajinya memang tidak banyak,cuma sekitar Rp.25.000 setiap harinya dan alhamdulillahnya biaya kuliahku gratis sampai lulus karena aku dapat beasiswa saat awal-awal aku masuk ke kampus ini.

Dalam hatiku, aku hanya berkata:"Diriku,tidak apa kali ini kita makan di kantin,itung-itung nyenengin ibu. Karena kamu tahu kan setiap hari kita hanya makan lepet dan gorengan saja. Kali ini saja,kita makan yang enak bersama ibu agar beliau senang. Kalau memang uangnya tidak cukup,biar ibu kita saja yang makan. Kita kan masih bisa bertahan sampai besok".Dengan dorongan dari dalam hati dan semangat ingin membuat ibu bahagia, aku memberanikan diri untuk melangkah menuju kantin yang katanya sangat populer tersebut.

Tibalah kami di kantin tersebut, aku sangat terpukau betapa mewahnya kantin ini, meja-meja dan kursi-kursi nya terbuat dari lapisan kaca yang dihiasi bunga yang wangi sekali.Hatiku sangat senang melihat ibuku yang sangat terpukau akan keindahan ini,seakan-seakan hatiku ingin merasakan rasanya di peluk oleh tangan ibuku ini.

Tanpa menunda-nunda waktu lagi,aku pun duduk dan tak lupa menurunkan ibuku dari gendonganku dan mendudukkannya di kursi yang berada di depanku.Tak lama kemudian,datanglah seorang pelayan dan memberikan kertas yang berisi daftar menu. Aku tidak tahu apa namanya itu,tapi daripada panas dingin mencari nama kertas tersebut lebih baik aku segera melihat-lihat ada menu apa saja disini.Oh iya,aku jadi teringat,ini kantin tapi kok ada pelayan gitu. Aku heran  kenapa bisa begitu tapi aku berfikir apakah ini yang menyebabkan kantin ini difavoritkan oleh seluruh warga kampus. Ya,bisa jadi begitu.

Aku pun melihat-lihat daftar menu dan sejenak pikiranku memberi sinyal ledakan yang seakan-akan memberi isyarat darurat. Aku kaget tak habis pikir,kok bisa harga makanan di sini sekitar Rp.75.000 per porsi. Itu juga harga paling murah lagi, kalau yang paling mahal yah begitu, aku tidak mau mengungkap -kan berapa harganya, silakan pembaca saja yang cari tahu. Setelah melihat-lihat daftar menu tersebut yang seakan-seakan membuat hidupku berada di ujung tanduk,aku pun menutup kertas tersebut dan bertanya pada diri sendiru: "Apakah aku sanggup untuk membelikan makanan untuk ibu, ini mahal loh harga-harga nya?” Tenang-tenang, sekarang ini  aku hanya membawa uang sebanyak Rp.100.000. Pikirku   aku akan belikan ibu makanan yang tadi yang paaaaaaling murah dan satu minumannya yang harganya bisa mencukupi uang tersebut".

Ya,dari pada aku banyak berfikir lebih baik aku segera memesankan makanan untuk ibu.Akhirnya aku pun membelikan ibu seporsi ayam mozarella kekinian dan segelas teh dengan harum lavender.Ibuku heran kenapa hanya beliau saja yang makan di sana,tapi aku hanya mengatakan ini:"Ibu, ibu makan saja ya. Zamil tidak lapar kok ,Zamil masih ada makanan di rumah, sisa kemarin malam bu".Hatiku sangat  sedih  karena telah berbohong pada ibu,padahal di rumah tidak ada sedikitpun makanan yang tersisa.Aku hanya ingin ibu senang, tidak apa jika aku kelaparan karena yang paling penting bagiku,  ibuku bahagia.

Sekitar pukul 13:15 aku pergi ke pabrik untuk  bekerja disana. Masih bersama ibu. Kali ini kami pergi ke jalan besar yang anehnya tidak ada seorang pun disana,padahal biasanya selalu ramai. Aku tidak memperdulikan hal tersebut dan fokus saja untuk segera pergi ke pabrik.Tapi,Tapi,Tapi,..............datang seorang begal ke arahku dan memukulku sampai aku  terjatuh bersama ibu."Euhhhh",kata ibuku kesakitan. Aku pun histeris membantu ibu yang kesakitan,tapi begal tersebut malah menarik rambu ku dengan kuat sehingga aku pun susah untuk menolong ibu.

"Ha Ha,kamu mau ngapain?Mau bantu wanita tua itu?Percuma!".Tak lama kemudian datang seorang begal lain dari arah depan ku dan menodongkan sebuah pisau padaku."Berikan seluruh hartamu atau kubunuh wanita tua ini!"."JANGAN",kata itu keluar secara tiba-tiba dari mulitku dan aku pun berusaha untuk melawan mereka. Begal yang sedang menarik rambutku mengatakan:"Bunuh saja!".Begal yang sedang membawa pisau itu pun bersiap-siap untuk menusuk ibu,aku pun berusaha dan berusaha melepaskan diri untuk menyelamatkan ibu."HIYYYAHHHHH!!!", saat begai itu  akan menusuk ibu, "TIDAKKKKKK!!!!",kataku dan aku pun langsung menendang Begal yang berada di belakangku dan segera menyelamatkan ibu.Pisau itu pun semakin dekat dengan ibu dan akan segera mengenainya,tapi dengan sigap aku pun berhasil menyelamatkan ibu sehingga pisau tersebut menusuk kepala ku. Ibuku  kaget dan langsung histeris seketika sehingga kedua begal itu lari ketakutan melihatku tertusuk begitu. Aku  yang tak berdaya  tergeletak di atas panasnya aspal. Ibuku menangis histeris dan tidak bisa berkata apa-apa.

Saat itu hanya satu yang aku pikirkan: "Ya Allah,apakah aku hanya sampai disini untuk bisa membaha giakan ibuku?".Aku tak tahu apakah aku masih hidup atau tidak? tapi pisau yang menusuk kepalaku itu tepat 95% menusuk otakku dan seketika penglihatanku menjadi gelap dan tidak kembali seperti semula.

Di TPU, ibu sedang sedih memeluk pemakaman yang bertuliskan namaku disana sambil berkata: "Nak Zamil, ibu tidak akan pernah meninggalkanmu. Ibu janji ibu akan menyusulmu pergi ke alam akhirat sana dengan terus berbuat baik sesuai apa yang selama ini kamu katakan kepada ibu.Meskipun kamu bukanlah anak kandung ibu, tapi akhlakmu mencerminkan seorang anak yang sangat peduli pada orang tuanya...".

Flash back on

Aku tidak tahu apakah aku ini orang bodoh atau apa,tapi inilah aku. Aku tidak bisa meninggalkan seseorang yang membutuhkan bantuan, dimana orang lain acuh dan tak peduli karena beliau bukanlah bagian dari keluarga mereka,tapi disinilah aku yang tak tega melihat seorang ibu yang berbaring sendirian di atas dinginnya aspal.Meskipun aku sadari aku bukanlah orang yang punya banyak harta,tapi batinku yang lebih memilih untuk menolong seseorang yang tak berdaya dan  sejak itulah aku selalu bersama ibu kemanapun dan di manapun.

Mungkin orang lain akan memanggilku bodoh tapi aku tak hiraukan itu. Biarlah mereka anggap aku ini bodoh karena setiap perkataan yang diucapkan oleh seseorang, maka efeknya akan kembali kepada orang tersebut baik itu perkataan yang baik maupun buruk. Hanya satu yang aku yakini sampai sekarang. Bermula dari sifat empati dan simpati kemudian beranjak menjadi sifat peduli,sehingga akhirnya timbul rasa menyayangi.

Selesai

Demikianlah cerita Harian Pendek Juara 1 yang sangat menyentuh. Di tengah kekurangan dan ejekan dari teman-temannya, tokoh Jamil berhasil membuktikan pengabdiannya kepada sang ibu yang dalam keadaan sakit  dengan mempertaruhkan nyawanya.  Cerita ini menurut penilai sarat makna dan nilai- nilai kehidupan sehingga  diputuskan sebagai juara 1. Semoga menginspirasi kepada teman-teman yang lainnya. 

Adapun kesan dan pesan yang disampaikan beberapa pemenang setelah mengikuti lomba CHPB sesi pertama ini. Kesan dan pesan yang pertama adalah dari Nova Novianti sebagai Juara ke 2 . “Kesan pertama senang dan bangga karena telah mengikuti lomba ini,membuat saya begitu ingin berjuang lagi”

Kesan pesan yang kedua adalah dari Silva Tazqiah Putri Kirani sebagai juara harapan 1.”Kesan  dapat menambah wawasan serta pengalaman, juga meningkatkan kepercayaan diri  untuk mempublikasikan karya, menambah relasi dan sebagainya, dan juga menumbuhkan semangat lebih untuk karya selanjutnya, doain yah”Adapun pesanny.  Semoga buat kedepannya lebih tepat waktu, dan juga semoga lebih banyak yang termotivasi mengikuti lomba.

                                    Ananda Fanisa

Selain kesan pesan dari para pemenang, tak lupa Ibu Walikelas pun memberikan apresiasinya. Diantaranya Ibu Yuli Yanti, S.Pd sebagai walikelas XII MIPA 3.  “Setelah membaca cerita ini ada isi saya sangat tertarik karena memiliki pesan yang sangat mendalam. Pesan pesan kebaikan yang penulis sampaikan yakni Ananda M Saepul Zamil membawa kita pada kenyataan bahwa di zaman sekarang sedikit sekali rasa empati yang dimiliki oleh sebagian orang. Alur yang sangat plot twist pun disajikan agar pembaca merasa terkesima akan ending cerita dan kenyataan yang sungguh di luar dugaan pembaca. Luar biasa ananda Zamil membuat karya yang tidak hanya bermakna akan tetapi memberi pengalaman baru tentang dunia penulisan kreatif yang tidak melulu membicarakan soal cinta lawan jenis, cinta dengan sang kekasih akan tetapi cinta kepada sesama, kepada ibu dan kepada kaum dhuafa yang harus kita bantu.” Ananda Zamil.. Ibu bangga padamu nak.. Teruslah berkarya. Teruslah menulis, menggoreskan cerita cerita yang menarik, dan juga sarat akan makna." Demikian ungkapan dari Ibu Yuli Yanti S.Pd.

Selain ibu Yuli Yanti,  Ibu Hj. Tini Komala, S.Pd. M.Pd. sebagai walikelas XII MIPA 1, turut memberikan apresiasinya. “Sebagai orang tua Ananda Fanisa di sekolah saya turut bangga atas prestasi Ananda dan tentunya mendukung sepenuh hati agar Ananda  terus maju mengembangkan semua potensi yang dimiliki. Harapan saya talenta yang dia dimiliki bisa lebih baik lagi dan bisa digunakan untuk menunjang kehidupannya di masa depan”. Demikian ungkapan dari Ibu Hj. Tini Komala, S.Pd. M.Pd.

Demikianlah tulisan karya siswa semoga bermanfaat dan  menginspirasi kepada para siswa yang lain agar terus berkarya dan berinovasi. Mari kita dukung Program Literasi Sekolah melalui Duta Literasi yang diselenggarakan Perpustakaan Sekolah. SMAN 16 Garut selalu BERKIBAR jaya. 

Cisurupan 12 Oktober 2023

Penilai Cerpen, Isoh Solihah, M.Pd

Komentar

Harapan saya selaku ketua pelaksana lomba CHPB adalah semoga program ini dapat menjadi suatu ajang permulaan agar siswa siswi SMAN 16 GARUT bisa berekspresi melalui tulisan

Semoga program ini dapet menjadi wadah bagi siswa siswi SMAN 16 GARUT untuk berkarya lewat tulisan

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sixteen Challange Batch Two (Eduforia) di SMAN 16 Garut

Oleh Isoh Solihah, M.Pd SMAN 16 Garut sebagai salah satu Sekolah Penggerak di kabupaten Garut pada Tahun Ajaran 2023-2024, selalu berusaha untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan

01/12/2023 10:02 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 1639 kali
Panen Karya, Pementasan Drama Bertopik “Cegah Perundungan” sebagai Puncak Kegiatan P5 di SMAN 16 Garut Semester 1 Tahun Ajaran 2023-2024

Oleh Isoh Solihah M.Pd Editor  Elis Nurhayati S.Pd. M.Pd Tahun Ajaran 2023-2024 merupakan tahun kedua SMAN 16 Garut menerapkan Kurikulum Merdeka untuk kelas  XI dan tahun pe

26/09/2023 21:30 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 1593 kali
Graduation dan Pembagian Ijazah SMAN 16 Garut Angkatan ke 27 Bertema “Siap Jadi Cahaya dengan Semangat Berkibar Jaya”

Oleh : Isoh Solihah, M.Pd Sudah menjadi kata pepatah bahwa di mana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Hal itu bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Seperti halnya di SMAN

26/06/2023 15:00 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 643 kali
Pameran P5 bertema “Berwirausaha dengan Mengangkat Potensi Daerah”

Oleh Isoh Solihah, M.Pd Seperti yang telah disampaikan pada tulisan sebelumnya di website tentang Komunitas Belajar dengan kajian pertama bertopik “Kewirausahaan”, maka alh

15/05/2023 12:00 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 26925 kali
Komunitas Belajar; Membangun Kreativitas dan Kompetensi Guru

Sebagaimana telah disampaikan pada pertemuan pertama berkaitan dengan rencana pembentukan komunitas belajar di SMAN 16 Garut yang telah dilaksanakan pada 15 Maret 2023, maka berdasarkan

28/04/2023 10:39 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 13373 kali
Peringatan Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Doa Istighosah bagi Siswa Kelas XII

Oleh Isoh Solihah, M.Pd Sebagaimana yang kita ketahui bahwa peristiwa Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW terjadi pada tanggal 27 Rajab. Pada  bulan tersebut sebagian umat Islam s

10/03/2023 20:48 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 1067 kali
Refleksi dan Pameran P5 dengan Tema “Suara Demokrasi”

Oleh: Isoh Solihah M.Pd Seperti yang telah disampaikan pada tulisan sebelumnya di website sekolah bahwa pada Semester Genap sekarang kegiatan P5 untuk kelas X adalah  “Suara

09/02/2023 21:33 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 111232 kali
Resume Materi Bimtek Guru Belajar dan Berbagi Seri Pemimpin Merdeka Belajar

Oleh Isoh Solihah, M.Pd                                         Seri Pemimpin M

01/01/2023 20:57 - Oleh Isoh Solihah, M.Pd. - Dilihat 3943 kali
Kemeriahan Sixteen Challenge (Gebyar Multi Event) di SMAN 16 Garut

oleh Isoh Solihah, M.Pd Seperti yang telah disampaikan pada informasi sebelumnya di website sekolah, bahwa SMAN 16 Garut akan mengadakan gebyar lomba multi event yang dikemas dalam keg

23/12/2022 00:27 - Oleh Muhaemin Sidiq, S.Pd., M.Pd. - Dilihat 3336 kali
Pemenang Sixteen Challenge 2022

Berikut para pemenang Sixteen Challenge 2022 yang diselenggarakan di SMAN 16 Garut pada tanggal 19 - 22 Desember 2022 dengan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. &n

15/12/2022 13:46 - Oleh Muhaemin Sidiq, S.Pd., M.Pd. - Dilihat 309 kali